CintaNusantara.com
Hot News: >> Nasrulloh dan Warung Bumbu Maduranya di Jl. KH. Mas Mansur Surabaya >> Keduanya sudah tersangka, Si Penyuap Staf Pengadilan Pajak >> DPRD Surabaya Dukung Penutupan Dolly >> Abraham Oktavianus ; Mari kita Bangun Agar Msyarakat Papua Barat Me >> Papua Barat Tak Cuma Raja Ampat >> Penghargaan terhadap peneliti di Indonesia dengan negara tetangga, sangat jauh >> Aspek Kesamaan Sosial Budaya Perlu Diperkuat >> Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia Merupakan Langkah Maju >> FAM Unair Soroti Pemerintah yang Tidak Menghargai Ideologi Pancasila >> Nunun Siap kerjasama dengan KPK,meski ingatannya terbatas >>
  • Home
  • Idiologi
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sosial Budaya
  • Hukum
  • Hankam
  • Teknologi
  • Gallery
  • Kontak
← Previous Post
Next Post →

Mega-Prabowo

Cinta Nusantara December 19, 2011 0
Mega-Prabowo

Jakarta - PPP membuka hasil survey internal mereka. Hasilnya cukup mencenggangkan, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto menjadi capres terkuat di masyarakat (grass root).

Namun demikian capres dengan dukungan terkuat setelah SBY tersebut tak akan mudah menang dalam pilpres. Karena banyak faktor lain yang bisa menghambat.

“Hasil monitoring kepada pengurus di grass root dan survey internal PPP, menunjukkan belum ada tokoh baru yang menonjol. Mega dan Prabowo di grass root tetap yang paling kuat dukungannya setelah SBY. Namun persoalannya kemenangan dalam pilpres tidak selalu bergantung kepada siapa yang terkuat,” tutur Sekjen PPP, M Romahurmuziy.

Hal ini disampaikan Romi, demikian disapa, seperti yabg dikutip di detikcom, Minggu (18/12/2011).

Menurut Romi, syarat pengajuan capres juga menentukan. Karena jika syaratnya dirubah tentu peluang memenangkan pilpres juga berubah.

“Persoalan utama, apakah UU Pilpres akan bersyarat sama yaitu minimal 15 persen suara/ 20 persen kursi untuk mencalonkan, serta harus memenangi lebihdari 50 persen atau tidak. Kalau persyaratannya masih tetap demikian atau malah naik, hasilnya bisa berbeda,” tutur Romi.

Karena itu PPP belum memutuskan akan mendukung siapa dalam pilpres 2014. Namun melihat gelagat politik terkini sebelum mengambil keputusan.

“Namun demikian Pilpres 2014 masih terlalu pagi untuk ditakar berdasarkan elektabilitas hari ini. Calon baru masih mungkin muncul, kombinasi pasangan masih sangat mungkin di luar yang sekarang dibicarakan, dan calon baru yang muncul masih punya peluang untuk meningkatkan elektabilitasnya. Kita ikuti saja,” tandasnya.

Tweet
TAGS » mega
POSTED IN » Politik
About the author: Cinta Nusantara View all posts by Cinta Nusantara


Twitter - Facebook

Leave A Response »

Click here to cancel reply.

Find us on Facebook

KANTOR REDAKSI

KANTOR REDAKSI

 JL.SRIWIJAYA 21,SURABAYA
 PHONE : 085232580066
 
EMAIL : cinta_nusantara@ymail.com

Visitor

counter free hit invisible

INDEX BERITA

  • Ekonomi (2)
  • Hankam (4)
  • Hukum (4)
  • Idiologi (6)
  • Politik (10)
  • Sosial Budaya (2)
  • Teknologi (1)
  • uncatagory (1)

Copyright © 2011 - CintaNusantara.com. All rights reserved.

Powered by Gemas CitraBack to Top